Monggo Dicoba Kuliner Bakpia Pathok Ala Desa Sawahan

Riskianto, A.Md. 27 Maret 2017 16:48:04 WIB

Sawahan (SID) – Bakpia merupakan makanan khas Yogyakarta. Industri makanan yang berisi kumbu kacang tersebut terus berkembang tidak hanya di wilayah Pathuk Yogyakarta tetapi berkembang di wilayah luar kota Yogyakarta tak terkecuali wilayah di Kabupaten Gunungkidul.

Desa Sawahan pun turut andil mengembangkan industri bakpia. Salah satunya adalah Riyanto (36), warga Padukuhan Plarung. Sejak Januari 2013 yang lalu Riyanto merintis industri rumahan miliknya. Dengan berbekal pengalamannya bekerja di industri bakpia dan peralatan seadanya dia memulai memproduksi dan memasarkan hasil produksi bakpianya dengan cara menitipkan ke warung-warung di wilayah sekitar tempat tinggalnya.

Masa-masa sulit dialami Riyanto pada 1-7 bulan pertama yang merupakan masa-masa promosi. Hasil produksinya sebanyak 4-5 kg per 2 hari hanya cukup untuk berputar mengembalikan bahan baku saja. Namun Riyanto tidak patah semangat untuk terus mengembangkan usaha yang dirintisnya tersebut.

Rasa bakpia yang tidak kalah dari bakpia asli Pathok serta harga yang sangat murah yakni Rp. 6.000 per bungkus berisi 10 biji membuat usahanya kini sudah cukup berkembang. Saat ini setiap 2 hari produksi bakpia Riyanto meningkat menjadi 10 kg – 15 kg per 2 hari yang menghasilkan pendapatan bruto antara Rp. 1.000.000,00 – Rp. 1.500.000,00. Riyanto dengan dibantu istri dan seorang anaknya memproduksi bakpia setiap 2 hari sekali. 1 hari produksi dan 1 hari berikutnya langsung didistribusikan kepada pelanggannya di wilayah Ponjong, Karangmojo, dan Semin.

Riyanto berharap agar usahanya tersebut dapat terus berkembang dan dapat menyerap tenaga kerja sehingga mengurangi tingkat pengangguran di Desa Sawahan utamanya. Saat ini ia terkendala belum mempunyai izin PIRT sehingga bapak dua anak tersebut berharap agar dapat dibantu mendapatkan izin PIRT. Selain itu dia juga berharap agar mendapatkan penyuluhan industri rumah tangga supaya usaha yang dirintisnya tersebut semakin berkembang.

Monggo bagi yang berminat mencicipi atau menjadikan oleh-oleh bakpia pathok ala Sawahan dapat menghubungi Bapak Riyanto di Padukuhan Plarung RT 01 RW 04, Sawahan Ponjong, atau dapat menghubungi via telepon di nomor 085927408600. Soal rasa tidak usah diragukan lagi. Soal harga tidak usah dipermasalahkan cukup dengan Rp. 6.000,00 per bungkus isi 10 biji, atau Rp 15.000 isi 20 biji  per bungkus kardus. (rizkya)

 

Sumber Foto: Riyanto, google.com

Komentar atas Monggo Dicoba Kuliner Bakpia Pathok Ala Desa Sawahan

Andriani 01 Juli 2017 10:47:13 WIB
Alamatnya dimana, harga nya berapa U pesanan banyak ada diskon tidak ..terimakasih
Rizky 05 April 2017 12:05:29 WIB
itu hanya simulasi de dalam rangka perlomban desa
Admin 04 April 2017 22:39:31 WIB
Dapat langsung menghubungi Pak Yanto untuk pemesanan.. Komitmen Desa untuk turut memasarkan umkm di Desa Sawahan.. Semangat untuk Membangun Desa.. "Sawahan Bersinergi Membangun Desa"
28 Maret 2017 17:33:08 WIB
Lebaran bikin yg banyak pak yanto
Admin 28 Maret 2017 11:57:23 WIB
ini bantu promosi pak/bu, supaya umkm di Desa Sawahan dapat berkembang..
Yosi 27 Maret 2017 20:39:36 WIB
ini iklan atau bantu promosi ya?

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • walsiyat
    kenapa ayah,ibu,anak dapat kartu kartu indonesia s...baca selengkapnya
    08 September 2024 23:27:31 WIB
  • Daniel de Salawanhi
    Apakah pengurusan PTSL dengan SP2BT betulkah tidak...baca selengkapnya
    06 September 2024 21:54:19 WIB
  • Fajar Sidiq Ahmad Nurwijayanto
    minimal link terkait dengan bitly di benerin min, ...baca selengkapnya
    30 Maret 2024 10:07:20 WIB
  • Dewi Fitri
    Assallammualaikum.. Nama Saya Ibu Dewi, saya hidup...baca selengkapnya
    23 Maret 2024 11:15:09 WIB
  • Zakariya
    Apakah Waris, persyaratan yang dibutuhkan untuk fo...baca selengkapnya
    23 Maret 2024 02:57:56 WIB
  • Nur diana
    Cara pendaftaran online pasien setelah perpanjanag...baca selengkapnya
    05 Maret 2024 10:11:13 WIB
  • Nur hasanah
    Cari nama nur Hasanah apakah terdaftar sbg penerim...baca selengkapnya
    20 Februari 2024 12:39:20 WIB
  • isnaniyanti
    belum pernah dapet bantuan...baca selengkapnya
    17 Februari 2024 09:23:10 WIB
  • Ina sulastri
    ...baca selengkapnya
    03 Februari 2024 11:16:18 WIB
  • Fenny Tomkouw
    Kenapa saya tidak pernah mendapatkan bantuan banso...baca selengkapnya
    02 Februari 2024 11:53:31 WIB
Galeri Foto
Talkshow Smart FM
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial