Beberapa Program Penanggulangan Kemiskinan Tidak Cocok Diterapkan Di Desa Sawahan [Opini]

Riskianto, A.Md. 23 Februari 2018 22:24:29 WIB

Dana bantuan sosial yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat kepada masyarakat sangat besar. Sejak diluncurkan program Bantuan Langsung sebagai contoh BLT atau BLSM, Raskin atau Rastra, dan bantuan sosial lainnya tentu menyedot dana yang sangat besar. Kita ambil contoh dana yang dialokasikan untuk Rastra.

Untuk Desa Sawahan pada tahun 2018 mendapatkan alokasi sebesar 861 rumah tangga penerima manfaat. Artinya setiap bulan Pemerintah mengucurkan dana sebesar Rp. 94.710.000,00 atau Rp. 1.136.520.000 per tahun hanya untuk memberikan Bansos Rastra.

Lalu apakah dana tersebut benar-benar tepat sesuai harapan Pemerintah dan benar-benar mengatasi permasalahan kemiskinan di Indonesia?

Bagi karakteristik masyarakat kota dengan kondisi kesenjangan ekonomi yang tinggi mungkin program-program tersebut dinilai ‘ampuh’ untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu. Namun di Desa Sawahan, apakah program-program tersebut tepat?

Menurut penulis program-program tersebut tidak cocok dengan karakteristik masyarakat Desa Sawahan karena ekonomi warga masyarakat di Desa Sawahan relatif rata sehingga program tersebut justru akan menimbulkan permasalahan baru di masyarakat.

Karena quota bantuan dari Pemerintah terbatas dan dialokasikan kepada masyarakat dengan kondisi ekonomi yang cenderung rata, sedangkan objek bantuannya tidak merata tentu akan mencipkan suasana gaduh di masyarakat. Suasana tersebut tentu sangat berpengaruh terhadap stabilitas sosial di masyarakat.

Mungkin akan berbeda jika dana yang besar tersebut dialokasikan dalam bentuk Dana Desa yang setiap masyarakat bisa menikmatinya. Percepatan pembangungan desa termasuk penanggulangan kemiskinan tentu akan lebih bisa dioptimalkan karena menyesuaikan karakteristik desa dan kebutuhan desa itu sendiri. Sudah selayaknya otonomi desa membawa arah kebijakan untuk memberikan kewenangan desa terkait dengan penanggulangan kemiskinan.

Sumber daya Desa diharapkan dapat menentukan arah kebijakan sesuai kebutuhan desa itu sendiri yang tentu tidak terlepas dari koridor kebijakan Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat. Namun demikian, seluruh program yang dicanangkan Pemerintah Pusat tentu sudah dikaji dengan seksama oleh berbagai pemangku kepentingan sehingga program tersebut mau tidak mau harus dilaksanakan.

Semoga kebijakan terkait dengan program perlindungan sosial yang menyasar kepada desa diikuti kebijakan terkait dengan kewenangan desa sehingga program Pemerintah berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan menyelesaikan permasalahan kemiskinan. Bagaimana pendapat anda? (Opini dari Riskianto, A.Md. – Plarung)

 

Foto: google.com

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Komentar Terkini
  • walsiyat
    kenapa ayah,ibu,anak dapat kartu kartu indonesia s...baca selengkapnya
    08 September 2024 23:27:31 WIB
  • Daniel de Salawanhi
    Apakah pengurusan PTSL dengan SP2BT betulkah tidak...baca selengkapnya
    06 September 2024 21:54:19 WIB
  • Fajar Sidiq Ahmad Nurwijayanto
    minimal link terkait dengan bitly di benerin min, ...baca selengkapnya
    30 Maret 2024 10:07:20 WIB
  • Dewi Fitri
    Assallammualaikum.. Nama Saya Ibu Dewi, saya hidup...baca selengkapnya
    23 Maret 2024 11:15:09 WIB
  • Zakariya
    Apakah Waris, persyaratan yang dibutuhkan untuk fo...baca selengkapnya
    23 Maret 2024 02:57:56 WIB
  • Nur diana
    Cara pendaftaran online pasien setelah perpanjanag...baca selengkapnya
    05 Maret 2024 10:11:13 WIB
  • Nur hasanah
    Cari nama nur Hasanah apakah terdaftar sbg penerim...baca selengkapnya
    20 Februari 2024 12:39:20 WIB
  • isnaniyanti
    belum pernah dapet bantuan...baca selengkapnya
    17 Februari 2024 09:23:10 WIB
  • Ina sulastri
    ...baca selengkapnya
    03 Februari 2024 11:16:18 WIB
  • Fenny Tomkouw
    Kenapa saya tidak pernah mendapatkan bantuan banso...baca selengkapnya
    02 Februari 2024 11:53:31 WIB
Galeri Foto
Talkshow Smart FM
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial